NKRI Harga Mati


Memiliki negara besar merupakan keinginan para tokoh pendiri bangsa ini. Mereka bahkan rela berkorban tenaga, materi, bahkan jiwa demi tetap utuhnya negara Indonesia. Mungkin generasi sekarang belum memahami apa yang ada dalam pikiran para “founding fathers”, sehingga ketika bangsa ini masih terus-menerus mengalami permasalahan, kemudian yang muncul dalam pikiran adalah coba memisahkan diri dari NKRI.

Pemikiran jalan pintas seperti ini sangatlah tidak tepat, karena di samping mengabaikan pengorbanan jiwa para leluhur yang sudah berjuang sampai titik darah penghabisan, berarti generasi penerus bangsa masih tidak paham dengan apa perlunya mempertahankan negara besar NKRI.

Untuk itu akan dijelaskan berbagai manfaat terhadap keberadaan negara besar NKRI dari berbagai sisi:

a. Dari sisi ekonomi

Dengan negara besar ini, tentu jumlah penduduknya akan besar pula. Potensi penduduk itulah yang menjadi modal dasar untuk bersaing dengan bangsa-bangsa lain dalam bidang ekonomi. Bangsa yang penduduknya sedikit, tentu lebih sulit dalam mengembangkan bidang ekonominya, karena daya saing suatu usaha/ industri akan berbanding lurus dengan pangsa pasarnya. Apalagi dunia telah memasuki pasar global, maka peluang negara Indonesia untuk menjadi negara yang makmur juga semakin besar karena memiliki pangsa pasar yang semakin luas. Sebaliknya negara-negara kecil, semakin harus berpikir keras untuk mempertahankan eksistensi bangsanya. Karena itu mereka berusaha untuk membentuk aliansi menjadi “negara besar”, misal: membentuk pasar Asean, membentuk pasar Eropa, dll. Jadi nasib negara kecil itu, walaupun sudah makmur, sebenarnya masa depannya setiap saat bisa terancam, kalau tidak ada negara besar yang “bod*h” seperti bangsa Indonesia saat ini. ( saya termasuk di dalamnya lho !)

b. Dari sisi politik

Kalau sudah menjadi negara besar , makmur dan maju tentunya akan menjadi panutan bagi negara-negara lain, bahkan menjadi negara yang disegani oleh negara-negara lain. Juga bisa menjadi pemimpin bagi bangsa-bangsa lain untuk bersatu menuju kemakmuran yang lebih baik lagi. Lihat perkembangan Cina yang sekarang bisa bisa mengimbangi AS dan Eropa. Bandingkan dengan negara kecil yang sekarang sudah makmur,   peran mereka tetap tidak kelihatan.

c. Dari sisi budaya

Dengan menjadi negara besar dan makmur maka budaya bangsa ini juga akan bisa mempengaruhi/menggeser budaya dunia. Dampaknya peluang mendapatkan devisa negara akan semakin besar lagi, dan kesempatan menjadi negara yang semakin maju juga akan semakin terbuka luas. Apalagi sebenarnya di negeri ini sudah banyak anak-anak bangsa yang cerdas dan kreatif, yang mampu bersaing dengan anak-anak bangsa lain. Hanya saja, peluangnya masih belum tergarap dengan baik. Karena itu bangsa ini harus kompak dan bersama-sama untuk memperjuangkannya.

d. Dari sisi sosial global

Kalau Indonesia menjadi bangsa yang besar dan maju, maka anak bangsa ini mempunyai kebanggaan karena dihormati oleh bangsa-bangsa lain. Ketika ditanya orang asing berasal darimana ? Kita bisa dengan bangga menjawab “Indonesia”. Tetapi, kalau posisinya sebagai negara-negara kecil, walaupun sekarang sudah makmur tetap sulit untuk bisa disegani bangsa lain.

e. Dari sisi hankam militer

Dengan menjadi bangsa yang makmur, maka persenjataan militernya juga akan terus diperbaiki. Dan nelayan-nelayan negara tetangga yang selama ini sering mencuri kekayaan alam Indonesia, tentunya tidak akan berbuat seenaknya lagi.

Oleh karena itu, janganlah negeri luar biasa yang kita warisi dari leluhur bangsa ini dicabik-cabik hanya karena kebodohan dan kesalahan kita sendiri. Kalau selama ini kondisi bangsa Indonesia masih “ babak belur ”: kesenjangan sosialnya semakin melebar, kejahatan dimana-mana, korupsi meraja lela, sampai-sampai harga diri bangsa ini jatuh karena banyaknya anak bangsa yang menjadi budak di negara lain, maka segeralah menyadari, bahwa itu semua terjadi karena ada kesalahan dalam mengelola bangsa ini.

Dan kesalahan manajemen inilah yang harus dicari, kemudian diperbaiki, bukan memporak-porandakan negara yang sudah diperjuangkan dengan pengorbanan darah dan jiwa para leluhur bangsa ini. Mari kita lakukan hal yang revolusioner, tapi tidak dengan berdarah-darah !!